Tampilkan posting dengan label Umum. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Umum. Tampilkan semua posting

Ketika Paman Pergi

Aku dibesarkan di sebuah desa yang boleh dibilang tidak begitu ramai. Akan tetapi karena nenek memiliki anak yang lumayan banyak, sehingga keadaan di rumah kami sedikit berbeda dengan tetangga yang lain. Aku sendiri sebenarnya hanya anak kedua dari dua bersaudara. Kakakku perempuan, terpaut beda sekitar lima tahun denganku.

Keadaan keluargaku sedikit kurang beruntung dibanding saudara-saudara ibu yang lain, ayahku hanya seorang pekerja serabutan, sedang ibuku sesekali menjadi tukang cuci. Oleh sebab itu, sejak kecil kami telah banyak ditolong oleh saudara-saudara ibu yang lain. Kakakku sendiri sejak kecil sudah tinggal bersama kakak perempuan ibuku yang paling besar. Meski saudara-saudara ibu sudah mempunyai rumah sendiri, tetapi jarak yang tak begitu jauh, menjadikan anak-anak mereka lebih sering tinggal di rumah nenek.

Anak Tunggal

Namaku Rio. Merry nama mamaku. Tapi aku sendiri tidak yakin dia adalah ibuku. Bagaimana tidak. Dia sendiri orang Tiongkok, aku tak ada satupun perawakan orang tiongkok. Kulit ibuku putih, matanya agak sipit, aku sendiri tidak, kulitku sawo matang, mataku sipit saja tidak. Hanya saja kata orang aku itu ganteng alias hitam manis. Buktinya ndak sedikit cewek-cewek yang naksir aku. Mungkin dengan sebab itulah papaku menceraikan mama, karena selingkuh.

Hal ini baru diketahui setelah aku lahir. Dan semenjak itulah mamaku pisah dengan papa. Siapa papaku sebenarnya, sampai sekarang mama tidak pernah menceritakannya. Bahkan setelah aku sudah dewasa pun tak pernah mama memberitahukanku. Namun satu yang pasti, aku selalu dimanja oleh mamaku.

Remote Kontrol Universal

Satria. Seorang pemuda tanggung delapan belas tahun. Pulang dengan dengan bangga karena telah memenangkan lomba sains di kotanya. Ia menang dengan alat ciptaannya yaitu remot yang bisa mengontrol tingkah laku katak dengan cara mentransmisikan gelombang radio melalui DNA katak.

Dede dan Dian, orangtua satria sangat bangga pada anaknya. Satria mewarisi ketampanan ayahnya meski lebih tinggi. Dian sangat terlihat matang pada usianya yang ke empat puluh satu. Untuk merayakan kemenangan satria, mereka makan malam di tempat favorit Dede.

“Abis ini kamu mau ngapain lagi nak?”
“Satria masih pingin ngembangin ini lagi yah. Agar lebih sempurna.”

Karin, Sekretarisku Yang Ternyata Masih Perawan

Karena prestasiku, karirku di kantor terus menanjak hingga akhirnya aku dipromosikan menjadi kepala departemen pemasaran dan penjualan. Ditempat yang baru tersebut aku mempunyai seorang sekretaris bernama Karin. Dia lebih tua 2 tahun dariku. Dia baru saja berulang tahun yang ke 35 bulan lalu, namun bodynya masih sangat menarik layaknya gadis berusia 25 tahun. Dengan tinggi sekitar 170 cm dan berat badan 75 kg, membuat tubuhnya terlihat chuby.

Ukuran payudara Karin cukup besar, 38D. Namun masih terlihat kencang dan padat. Dia juga memiliki pantat yang bulat dan besar, yang selalu membuat setiap mata lelaki tidak berkedip melihat goyangan pantat bahenolnya saat dia berjalan.

Kutiduri Istri Orang Dengan Penuh Gairah

Sebut saja namanya “Sidar” (nama samaran). Dia adalah seorang wanita bersuku campuran. Bapaknya berasal dari kota Menado dan Ibunya dari kota Makassar. Bapaknya adalah seorang polisi berpangkat Serma, sedang ibunya adalah pengusaha kayu. Baca Juga

Singkat cerita, ketika hari pertama aku ketemu dengan teman kuliahku itu, rasanya kami langsung akrab karena memang sewaktu kami sama-sama duduk di bangku kuliah, kami sangat kompak dan sering tidur bersama di rumah kostku di kota Bone. Bahkan seringkali dia mentraktirku.

“Nis, aku senang sekali bertemu denganmu dan memang sudah lama kucari-cari, maukah kamu mengingap barang sehari atau dua hari di rumahku?” katanya padaku sambil merangkulku dengan erat sekali. Nama teman kuliahku itu adalah “Nasir”.

“Kok Jadi Tambah Gede Sih, Mas?”

Ketika menerima Surat Perintah untuk mengikuti training dinas di luar kota, hatiku langsung berbunga-bunga bercampur bangga. Itu artinya tak lama lagi aku akan dapat promosi. Tak sabar menunggu saat pulang kerja, kutelepon istriku, sebut saja namanya Putri. Ia tak kalah gembira menerima kabar dariku.

“Habis itu naik gaji dong, Mas?”, celetuk Putri. Aku hanya tertawa menanggapinya.

Meski senang, tapi terbersit rasa sedih dalam hatiku, karena training itu berlangsung selama 2 bulan. Sejak menikah dan punya anak belum pernah aku meninggalkan istri dan anakku selama itu. Paling seminggu. Itu saja aku sudah merasa sangat tersiksa didera kerinduan pada mereka.

Ruang Ganti Kolam

Nama saya Frans (samaran), dan saya adalah mahasiswa semester 5 di salah satu universitas katolik swasta di bilangan Jakarta Selatan, dan apa yang akan saya ceritakan disini adalah kisah yang terjadi sekitar satu tahun lalu.

Di kampus saya, terdapat banyak sekali Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yaitu wadah untuk menyalurkan bakat dan hobi seperti UKM sepakbola, UKM Voli, musik, dll. Salah satu UKM yang menarik perhatian saya adalah UKM Renang dan Selam. Hal ini bukanlah dikarenakan saya hobi ataupun jago dalam berenang, tetapi semata-mata karena faktor cewek-cewek yang tergabung dalam UKM ini.

Aku Menggilir Istriku Sendiri

Reni namanya, umur 27 tahun, lima tahun lebih muda dariku, kulitnya putih mulus, rambut panjang agak bergelombang dan mata yang bulat indah. Ia seorang wanita yang terkenal alim sejak dulu, santun dalam tingkah laku, selera berpakaiannya pun tinggi, ia tidak suka mengumbar kemulusan tubuhnya walau dikaruniai body yang aduhai dengan payudara yang montok. Dari sekian banyak lelaki, akhirnya akulah yang beruntung mendapatkannya sebagai istri. Aku tahu, banyak lelaki lain yang pernah menidurinya dalam mimpi atau menjadikannya objek masturbasi mereka. Tetapi, aku bukan hanya bermimpi. Aku bahkan betul-betul menidurinya kapanpun aku mau. Ia juga membantuku masturbasi saat ia datang bulan.

Nafsuku Terpuaskan Oleh Mbak Indah Dan Adeknya

Selesai sekolah Sabtu itu langsung dilanjutkan rapat pengurus OSIS. Rapat itu dilakukan sebagai persiapan sekaligus pembentukan panitia kecil pemilihan OSIS yang baru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemilihan dimaksudkan sebagai regenerasi dan anak-anak kelas 3 sudah tidak boleh lagi dipilih jadi pengurus, kecuali beberapa orang pengurus inti yang bakalan “naik pangkat” jadi penasihat.

Usai rapat, aku bergegas mau langsung pulang, soalnya sorenya ada acara rutin bulanan: pulang ke rumah ortu di kampung. Belum sempat aku keluar dari pintu ruangan rapat, suara nyaring cewek memanggilku.

“Didik .. “ aku menoleh, ternyata Sarah yang langsung melambai supaya aku mendekat. “Dik, jangan pulang dulu. Ada sesuatu yang pengin aku omongin sama kamu,” kata Sarah setelah aku mendekat.

Pembantu Gatel

Namaku Jemmz, aku sudah berkeluarga dan mempunyai satu orang anak perempuan yang lucu dan manis, sejak istriku melahirkan, dia tidak tinggal lagi serumah denganku, Dia disuruh tinggal dirumah orang tuanya, dengan alasan agar bayinya lebih terawat, karena orang tuanya menganggap aku baru pertama kali mempunyai bayi sehingga kurang pengalaman, tapi sebenarnya bukan hanya itu, sebab anakku adalah cucu pertamanya jadi dia sangat sayang sekali.

tadinya akupun disuruh pindah kerumah orang tuanya tapi aku tidak mau karena aku paling risih kalau disuruh tinggal dirumah orang walaupun rumahnya besar kan lebih enak tinggal dirumah sendiri walaupun rumahnya agak kecil (type 70)m mau ngapain juga terserah dan bebas,

Ternyata Istriku Selingkuh

Kehidupanku berumah tangga dalam hal materi bisa dikatakan diatas rata-rata, aku memiliki rumah yang cukup besar dengan kolam renang serta taman yang indah didaerah Elite Surabaya, Istriku Anik memiliki toko pakaian semacam boutik di Tunjungan Palasa dan aku sendiri Freddy sebagai kepala cabang sebuah bank devisa Swasta yang besar. Setiap hari kami berangkat dengan kesibukan masing-masing, Istriku mengendarai mobil civic sport dan aku mempergunakan mobil kantor. Untuk menambah kegiatan dan menjaga bentuk tubuhnya,istriku mengikuti kursus senam dan aku terkadang mengantarnya jika kebetulan hari libur. Aku sangat menyayanginya.

Dalam kehidupan sexual istriku orangnya sangat agresif dan aku sering tidak mampu menguasai keadaan, kondisi ini sudah teridentifikasi semasa pacaran, istriku mudah sekali terangsang. Saat menikah dia masih dalam kondisi virgin, karena pada masa pacaran aku takut merusaknya.

Menggilir ABG Perawan

Cerita ini bermula ketika aku berumur 32 tahun, aku waktu itu sudah bekerja sebagai kepala bagian di sebuah perusahaan BUMN, penghasilanku lebih dari cukup. Apapun bisa kupenuhi, hanya satu yang belum dapat kuraih, yaitu kebahagiaan keluarga, atau dengan kata lain punya istri dan punya anak. Aku hidup sebagai bujangan, kadang untuk memenuhi hasrat biologisku, aku mencarter wanita malam yang kesepian.

Ketika itu aku masih kost di kota A, kota yang indah dan tidak terlalu ramai, sebab di kota A itulah aku bekerja. Aku kost di rumah seorang ibu muda dengan satu anak gadisnya. Sebut saja ibu muda itu adalah Tante Linda, dan anak gadisnya yang masih 12 tahun usianya dan duduk di bangku SMP kelas 1, namanya Lia. Suami Tante Linda, sebut saja Oom Joko bekerja di ibukota, di suatu instansi pemerintah, dan mempunyai jabatan strategis.

Ika, Gadis Bandung yang Genit dan Seksi

cerita ini bermula waktu umurku masih 23 tahun. Aku duduk di tingkat akhir suatu perguruan tinggi teknik di kota Bandung. Wajahku ganteng. Badanku tinggi dan tegap, mungkin karena aku selalu berolahraga seminggu tiga kali. Teman-*temanku bilang, kalau aku bermobil pasti banyak cewek cantik sexy yang dengan sukahati menempel padaku. Aku sendiri sudah punya pacar. Kami pacaran secara serius. Baik orang tuaku maupun orang tuanya sudah setuju kami nanti menikah.

Tempat kos-ku dan tempat kos-nya hanya berjarak sekitar 700 m. Aku sendiri sudah dipegangi kunci kamar kosnya. Walaupun demikian bukan berarti aku sudah berpacaran tanpa batas dengannya. Dalam masalah pacaran, kami sudah saling cium-ciuman, gumul-gumulan, dan remas-remasan. Namun semua itu kami lakukan dengan masih berpakaian.

Enaknya Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Coba kalian bayangkan aku seorang diri harus memberi makan 10 mulut di dalam rumahku. Itu termasuk aku, istriku, ibuku, kakak perempuanku dan suaminya serta kedua orang anaknya, adikku laki-laki dan istrinya serta anak tunggalnya. Betapa kerja kerasnya aku setiap hari agar semua yang di bawah atap ini tidak mati kelaparan.

Suami kakak perempuanku sebenarnya pengusaha mebel. Tapi bangkrut habis-habisan dengan meninggalkan utang yang bermilyar-milyar. Sehingga kakak perempuanku, Rani yang notabene adalah wanita rumah tangga memohon kepadaku untuk membantunya.

Gairah Keluarga Istriku

Satu lagi kisahku yang berkaitan dengan isteriku adalah ketika aku harus ke Menado untuk suatu urusan. Biasanya aku tak pernah mampir kerumah keluarga isteriku yang memangnya berasal dari sana, tetapi kali ini aku terpaksa harus mampir ke Amurang karena isteriku menitipkan beberapa barang untuk adik dan kakaknya disana. Setelah selesai urusanku dikota Manado, maka aku segera memanggil taksi untuk ke Amurang yang letaknya cukup jauh dari kota Manado.

Aku sebenarnya kepengen menginap di Manado saja karena disana ceweknya hebat hebat dan menyenangkan, tetapi karena aku harus ke Amurang, maka aku putuskan untuk menginap disana saja, tokh aku tahu kalau rumah keluargaku cukup besar disana dan aku bisa menempati paviliunnya yang sangat menyenang-kan.

Maaf Mbak, Kupinjam Suamimu..

Pagi itu seperti pagi pagi biasanya. Awan berarak rapi diatas langit yang cerah. Matahari tidaklah terik benar. Waktu baru menunjukan pukul sepuluh pagi. Sabtu itu aku baru saja selesai bertemu client untuk urusan bisnisku yang semakin berkembang. Masih dengan berpakaian necis dengan setelan kemeja lengan pendek dan celana bahan sambil mendengarkan lagu – lagu dari strereo set mobilku aku perlahan memasuki kompleks perumahan tempat tinggalku. Tampak didepan telah ramai bapak – bapak dan anak – anak muda yang sibuk bekerja bakti di depan jalanan kompleks rumahku. Salah seorang dari mereka yang juga menjabat sebagai bapak RT di lingkunganku menyapaku dengan lantang hingga dapat terdengar oleh yang lain.

Pimpinan Bank

Hi, perkenalkan nama saya Love (nama samaran tentunya). Saat ini sih berumur 38 tahun. Mempunyai seorang istri dan 2 orang anak. umur 8 dan 7 tahun. Bisa dibilang kami keluarga yang bahagia. Anakku 1 laki dan 1 perempuan, pas sudah. Istriku? Well, katakan I am a lucky bastard. Istriku seorang yang cantik (walaupun tidak seperti bintang film), sexy, tinggi 170-an, toketnya bisa dikatakan proposional dengan tubuhnya, montok atau lebih tepatnya sedikit chubby. Aku memang tidak suka cewek yang kurus dan entah kenapa cewek chubby selalu membuatku terangsang. Chubby bukan ndut ato overweight. Istriku suka berpakain yang sexy, itu ditunjang oleh kulitanya yang putih dan perawakan tubuhnya yang montok.

Gelang Kaki

Apakah kalau cewek pakai gelang kaki, artinya cewek tersebut nakal?

Gelang di pergelangan kaki Wida menarik perhatiannya dari tadi. Dia teringat obrolan teman-temannya di dalam kelas beberapa waktu lalu. Katanya kalau cewek sudah nikah tapi pakai gelang kaki di kanan itu artinya swinger. Yang lain tidak tahu apa arti swinger. Jadi teman yang bilang pertama kali menjelaskan, swinger itu artinya sudah nikah tapi mau gituan sama orang lain. Tukaran suami/istri. Anak-anak SMA itu sebagian melongo, sebagian lagi tertawa-tawa nakal.

Dari dalam mobil itu, pemandangan terlihat gelap keruh karena kaca filmnya sangat gelap. Kalau ada orang lewat, dia tidak akan bisa melihat apa yang terjadi di dalam. Tapi di tempat parkir yang sepi itu orang jarang lewat.

Cerita Ines Sang Model

Aku, seorang model yunior, diperkenalkan oleh temanku pada seorang fotografer ternama supaya aku bisa diorbitkan menjadi model terkenal. Temanku ngasi tau bahwa om Andi, demikian dia biasanya dipanggil, doyan daun muda. Bagiku gak masalah, asal benar2 dia bisa mendongkrak ratingku sehingga menjadi ternama.

Om Andi membuat janjian untuk sesi pemotretan di vilanya di daerah Puncak. Pagi2 sekali, pada hari yang telah ditentukan, om andi menjemputku. Bersama dia ikut juga asistennya, Joko, seorang anak muda yang cukup ganteng, kira2 seumuran denganku.

Tugas Joko adalah membantu om Andi pada sesi pemotretan. Mempersiapkan peralatan, pencahayaan, sampe pakaian yang akan dikenakan model. Om Andi sangat profesional mengatur pemotretan, mula2 dengan pakaian santai yang seksi, yang menonjolkan lekuk liku tubuhku yang memang bahenol. Pemotretan dilakukan di luar.

Rumah Dosa - Bag.3

Aku lulus jadi sarjana pada usia 23 tahun, sedangkan ibuku berusia 42 tahun, tapi sampai saat itu ibuku masih belum menopause, justru saat kami berpikir ibuku tidak mungkin punya anak lagi, ibuku hamil oleh ulahku tanpa bisa mencari kambing hitam, dan hanya berselisih satu minggu kemudian aku menerima berita Lena juga tengah hamil.

Meskipun aku mencegahnya, tapi pada bulan kedelapan kehamilannya, Lena datang sendiri tanpa didampingi suaminya yang mendapat tugas keluar negeri selama enam bulan. Lena pulang dengan maksud untuk melahirkan di kota kami. Betapa terkejutnya Lena saat dia melihat ibuku juga sedang hamil.